Thursday, January 17, 2013

Tanda Negara Menuju Kebangkrutan

hari ini saya ada suatu pembelajaran yang sangat bagus untuk disampaikan saya kira. ya....... dalam pembekalan KKN hari yang menjemukan dan terkesan menggurui ternyata ada materi yang bagus yaitu materi tentang teknologi tepat guna. pada awalnya saya berfikir ini adalah salah satu materi pembuatan film dokumenter, karena sebelum materi dimulai, tepatnya kemarin waktu penginformasian diinteruksikan untuk membawa kamera dan laptop, namun ternyata lebih dari itu, labih dari materi yang diberikan oleh beliau.
oh ya adapun pematerinya adalah H. supriyanto (kalau gak salah dengar), beliau mengaku tidak memiliki status pekerjaan, katanya. beliau banyak memberikan banyak hal salah satunya, namun bisa di golongkan kepada prolog yang mempunyai nilai nasihat, kemudian materi-materi bagaimana cara agar masyarakat bisa berdaya dan tidak diberdaya melalui media pertanian dan peternakan.

mungkin karena waktunya hanya beberajam beliau hanya memberikan materi-materi dasar tentang bagaimana cara mengebangbiakan itik dengan cara campurtangan manusia, cara pembutan pupuk, cara pembutan pangan hewan dari jerami, cara membudidaya jamur, cara membudidayakana pohon pisang. karena mungkin saking banyaknya materi dan tidak terfokus maka materipun bulum ada yang tuntas secara proposional, namun beliau memberikan kesanggupan bahwa beliau sanggung membantu jika ada yang menindak lanjuti materi yang sudah disampaikan.
namun dari sekian materi hanya dalam penyampain prolog lah yang memberikan banyak pelajaran. dalam prolog tersebut ada kata beliau yang saya ingat bahwa "hal itu pada tahun 2025 akan dimungkinkan benar-benar terjadi" ini yang menjadi tanda tanya dan ingin saya cari tahu nantinya kalau ada kesempatan. hanya slide pertama yang saya ambil karena selebihnya hanya berupa syair-syair yang menyitir nasihat imam ghazali, adapun slide itu berisi:


1

  1.  tanda negara menuju kebangkrutan

  •   Kurangnya jiwa pemimpin pada pemuda 
  •   Keadaan masyarakat gaduh
  •   Dimana-mana ada kekerasan
  •   Hukum bak sarang laba-laba
  •   Partisipasi  masyarakat terhadap negara rendah
  •  Butuh makan tak mau menanam
nah dari sinilah seharusnya kita bisa mencoba mengevaluasi secara general dan secara personal. general di maksudkan untuk dapat mencapai kesadaran nasional dan yang terpenting ada kesadaran personal karena setelah mecermati lebih dalam pada semua item diatas bahwa masalah awal adalah terjadi pada kesadaran personal. 
coba kita lihat kata "Kurangnya jiwa pemimpin pada pemuda" jadi kita lihat contoh kecil dan mudah, ada suatu pemilihan ketua kelas dalam suatu kelas, nah apa yang terjadi.........biasanya mereka hanya bisa saling menunjuk dan cenderung menunjuk dari pada diam. kemudian perlu dipahami bahwa pemimpin bukanlah mereka yang ditataran pemerintah atau yang sejenisnya. mereka hanya pejabat!!!! karena pemimpin adalah orang yang mampu mengayomi dan tidak terbersit sedikitpun ada $$$ atau Rp untuk setiap langkahnya. nah disini kita temukan masalahnya juga ada pada personal yang masih belum mempunyai jiwa kepermimpinan.
kemudian "hukum bak sarang laba-laba" maksud beliau hukum hanya memihak pada mereka yang diatas. jadi mereka bisa mempermainkan hukum, banyak yang beliau kasih contoh seperti gayus, malah beliau memberikan contoh saudaranya yang diajak pergi haji namun menolak karena saudaranya adalah salah satu pegawai pajak yang menurut beliau masih ada xxxnya. jadi disana(perpajakan) bahwa korupsi atau xxx itu sudah menjadi sistem. 
 
 
 

 

No comments:

Post a Comment